Selasa, 02 April 2024

SELEMBAR DAUN JATUH

Nampaknya daun terkulai di batas air
Meratapi peruntungannya yang terburai berserak

Harapan digantungkan pada seiris bulan sabit
Sebuah kasidah buluh perindu

Melarung doa sebagai keniscayaan
Sesampai di genggaman, diremasNya segala pinta

Lalu remahannya disebarkan sebagai debu
Menutupi ufuk hingga pelupuk mata

Namun daun tetap menghilir mengikuti nasib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...