Minggu, 16 Juni 2024

PERBURUAN

Telapak tanganku basah oleh keringat
Anginpun mati tak lewati medan
Semak terdiam
Kesunyian di pucuk pohon serta dedaunan

Mataku lelah menatap 
Kulitku gatal semut merayap
Seekor babi hutan, besar, beserta lima anaknya melintas belukar

Senapan menyalak keras 
Memuntahkan api memekakkan telinga
Burung berterbangan bahna kaget 
Selembar daun jatuh ke tanah


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...