Setelah menangsal perut
Dengan sedikit ketimun
Adalah mencuri semenjak hutan
Dilahap manusia yang tak jua kenyang
Maling teriak maling
Kancil dijebloskan ke dalam kurungan
Tiada ampun baginya
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar