Jumat, 02 Agustus 2024

FRAGMEN MALAM

Dibawah temaram lampu merkuri yang telanjang
Warna warni berpendar kuning
Aromanya campuran asap kretek dan bau keringat kemarau

Dijajakannya sebilah nasib
Di balik semak ia mengundang
Dan malam kian bunting tua

Kokok ayam jantan pertama membelah sunyi
Kopi hanya ampas dihempas keharibaan 
Rejeki tak pernah tertukar, hanya berpihak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...