Pendingin jua terengah jengah
Sedikit basa basi telah
Kita mula tawar menawar
Agak tinggi sebab kerap
Tak kalah hanya mengalah
Kita telah kompromi
Tangan pun berjabat erat
Lalu berpisah arah
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar