Karena kemarau melepas debu
Dan angin mendatangi bediding
Ia alergi
Hidungnya keluar ingus
Sisa tidur di dingin malam
Ia alergi
Hanya alergi
Tak penyakit
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar