Selasa, 08 Oktober 2024

KEMANAKAH PERANG MENUJU?

Desingan peluru dan bau mesiu
Demikian jiwa perlaya
Bangunan runtuh kemanusiaan luruh
Ada tangis berlinang darah 

Maka ledakan pun menulikan telinga
Bau sangit serta serpihan daging
Jerit putus asa hingga mencekam
Tak ada jalan kembali

Ketika menang jadi arang
Korban tak terbilang
Sedangkan kalah jadi abu
Luluh lantak menuai bencana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...