Kamis, 16 Januari 2025

PASTI

Sidik Mu jelas
Sebagai api yang telengas
Dan angin menghantar panas
Hingga tanah dan pohon meranggas

Jerit tangis adalah harga
Dari sekadar tudingan dan ancaman
Dan polling yang melecehkan
Dilibas amarah karena kesombongan 

Ketetapan telah pasti
Karma jua terjadi
Diantara kehancuran yang menjadi
Ada harapan yang ditepati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...