Pada angin ia berkeluh
Sore masih hangat
Matahari terawang
Secepat langkah mengayun
Tetangga jua berkumpul
Nomor diaduk, diundi
Tatap harap menghadap
Ketika angka diteriakkan
Jerit kemenangan menyibak kerumunan
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar