Dan rumput layu terinjak
Kaki lima terkapar
Di jam sibuk matahari
Tidakkah menanti adalah waktu
Bus tak juga hanya macet
Sedangkan haus terus menerus
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar