Merebak di belahan dada
Membawa pesan nestapa
Mengantar lelah
Pada segelas air
Keringat mengalir
Menghilir
Bergulir
Menuju perhentian terakhir
Lalu lenyap dalam senyap
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar