Senin, 05 Mei 2025

WARIS 2

Sepetak tanah tadah hujan
Dan harapan sebagai tanaman
Umbi melesak hingga tanah
Merana daunnya diterpa panas

Sekadar keringat tak cukup melumas
Pohon telo jua meranggas
Warnanya kerdil menguning 
Jatuh di pangkuan tanah kering 

Mimpi dibenamkan dalam
Melewati sulur dan akar nestapa
Sambil menghitung hujan
Menanti panen adalah berjudi dengan langit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...