Wajah yang sebermula capai
Kini sumringah tersungging
Kerap kita hanya bertukar kata
Sedikit bungkuk seolah mengerti
Lalu balik badan ikuti antrian
Selepas kita lepaskan topeng
Hanya keringat sejalur
Dan diam jadi yang ke dua
Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar