Wajah yang sebermula capai
Kini sumringah tersungging
Kerap kita hanya bertukar kata
Sedikit bungkuk seolah mengerti
Lalu balik badan ikuti antrian
Selepas kita lepaskan topeng
Hanya keringat sejalur
Dan diam jadi yang ke dua
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar