dimana serpih tak lengkap
dari pikiran yang usang
ditisik ulang
dengan jari yang luka
membentuk hampar kenangan
Kita selalu mencoba
menyelaraskan langkah
Mengeja dengan tergagap
setiap serpih
agar menjadi pedoman
kearah mana kaki penuju
Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar