Tiada pesan jua
Lalu angin
Motor menerjang kubangan
Basah diseantero
Kembali angin
Angin dan hanya angin
Dan senja yang lelah
Pucuk pepohonan tengadah, menadah
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar