Selasa, 23 September 2025

PADAMU NEGERI

Disatukannya air mata, 
     seribu mimpi merenda
Ketika nyawa sebagai harga, 
    darah mensucikan tanah

Lalu sejarah menancapkan penanya
Di benak pribumi ia bermekaran

Puak di pedalaman, 
     suku di pedesaan
Tumbuh menjadi bangsa, 
     beribu kuntum bunga


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...