yang menyusun kenangan
Terbit kembali dalam ingatan
Seolah memanggil dan merangkul
Ku batin namamu
dengan segala mantra
Wajahmu senyum
dan rindu menggelandang
Sambil duduk di kursi beranda
Ku coba menyusun puzzle ingatan
Terasa hanya datang samar yang mendatangi
Seringnya hilang ketika mata berkedip
Lalu ku bulatkan tekad
Dengan telpon aku mencari jejakmu
Ketika tombol ditekan
Suara kring memanggapai rindu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar