meloncat-loncat liar,
ku susun kenangan sebagai kotak rubik,
dengan segenap tanda dan rambu
Ku deres perlahan,
setiti lan ati-ati,
menjaring makna,
yang tersembunyi di lini waktu
Hati dan pikiranku tergagap mengeja,
setelah banyak kerikil melukai langkah
Sehingga terbentuklah pola yang dianyam.
Diriku, lahir batin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar