Rabu, 21 Januari 2026

BUMI KIAN PANAS

Senjata diasah oleh narasi
Menghadirkan cemas, 
di todongkannya ancaman 
dan dunia pun gemetar

Dalam senyap yang pengap
Kabar ditiupkan oleh burung
Menginfeksi pikiran 
Dan hati jua meradang

Karena diam adalah emas
Ketidakpastian adalah kepastian
Sebagai tanya di setiap benak
Sebelum ledakan memporak-porandakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAU ITU

Tiba-tiba saja bau itu menyergap,  antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...