Maka kemarau bertandang
Lampu jalan tersenyum malu
Dan secangkir kopi diseduh malam
Berbagi pahit hingga teman bincang
Lagu usang lirih
Dari tepiannya kafe
Di ujung ia merintih
Lalu kopipun larut
Burung itu, Garuda, matanya katarak Bulu-bulunya nyaris brodol oleh UMR, pegawai honorer, pengangguran, dan kemiskinan struktural Sedangk...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar