Sayapnya lunglai
Kereta tak membawa kabar
Hanya saja tiupan peluit
Bangku menatap ku
Seolah hilang percaya
Namun waktu tetap diam
Tenggelam dalam gelisah
Mataku menelisik di kejauhan
Semoga kau tiba
Sumringah senyummu
Ketika pintu tengadah
Burung itu, Garuda, matanya katarak Bulu-bulunya nyaris brodol oleh UMR, pegawai honorer, pengangguran, dan kemiskinan struktural Sedangk...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar