Minggu, 21 Juni 2026

PENGAJIAN

Dikutipnya ayat dengan fasih 
hingga tajam bilah
Mata lapar menatap, liar

Lalu dimuntahkannya podium 
dengan ketidakadilan
Itu mulut menghujat, hingga liur

Janji menjadi lagu tidur 
meninabobokan keadilan
Menjadi candu, menjadi suar

Setelah ilmu 
agitasi dan provokasi
Dengan taklid berteriak, revolusi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...