hingga tajam bilah
Mata lapar menatap, liar
Lalu dimuntahkannya podium
dengan ketidakadilan
Itu mulut menghujat, hingga liur
Janji menjadi lagu tidur
meninabobokan keadilan
Menjadi candu, menjadi suar
Setelah ilmu
agitasi dan provokasi
Dengan taklid berteriak, revolusi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar