Di pagi kopi pahit
Menjadi tikam
Lalu kau membalas
Dengan bermuatan amarah
Menyerang menerjang
Dengan telak menampar,
membanting
Dan harga diri terpuruk ku
Bumi meregang Bahunya terentang Gemetar. Lalu laut tersungkur Menjauhi garis pantai Dan menyapu sebagai Syiwa Nyawa hanya daun kering Terin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar