Lalu ia duduk dan menatap kopiku
Hingga nyaris dingin dibuatnya
Kutanya padanya,
mengapa kau meniupnya?
Ia hanya diam
lalu mendatangi dedaunan
Bersamanya ia terbang menyerbuki sisa kopiku
Karena mimpi buruk bermakna merah Kuseduh saja kopi dengan air mata Agar kantuk tenggelam di dasarnya Dengan seksama kuteguk setegukan kopi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar