Sabtu, 22 Agustus 2026

NGOMONG SAMA ANGIN

Sore itu kuundang angin
Lalu ia duduk dan menatap kopiku
Hingga nyaris dingin dibuatnya

Kutanya padanya, 
mengapa kau meniupnya?

Ia hanya diam 
lalu mendatangi dedaunan
Bersamanya ia terbang menyerbuki sisa kopiku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KOPI PAGI

Selamat kopi, pagi Pahitnya hanya sekadar rasa Di lidah ia menyecap, sekejap Lalu hilang bersama angin Dan ampas,  merambat dari dasar cangk...