Keringat jua meregang
Menahan gugup hingga tegang
Suasana dicoba sakral
Petatah petitih dan doa
Siang kian merebak
Sesaat wahyu tumurun
Tangan pun berjabat
Akad beserta mahar sebagai saksi
Selamat kopi, pagi Pahitnya hanya sekadar rasa Di lidah ia menyecap, sekejap Lalu hilang bersama angin Dan ampas, merambat dari dasar cangk...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar