Lidahmu bisa beribu duka
Menoreh luka cinta
Syahwat mencekik nafas
Derita dosa eros
Birahi kita pecah
Gerogoti hati sunyi
Tiap desah bersayap
Menggigil dipeluk senyap
Bayang tubuh bersatu
Di dinding berdebu
Melukis bahagia kelabu
Seperti detak waktu
Sabtu, 17 Maret 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
HARI RAYA SELAYANG PANDANG
Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar