Senin, 12 Maret 2018

KIDUNG

Mengikuti jejak pikiran
Seperti membaca suratan usia
dan mengukur garis nasab
Senarai sunyi setangkup gairah
Aksara samar bertautan
Menjadi penjara bagi makna
Kita hanya sebatas bersama
Selintas warna sekejap suka
Kesadaran bermakna angin
Tak terlihat hanya berdesir
Bersanding seperti benalu menyusu
Sejengkal langkan semesta lebur
Tiga langkah sebagai pijakan
Jalan tetap tersambung
Kukunci pintu wasangka
Segenggam swarna sebaris doa
Sementara cerita mengalir mulus
Berpilin cipratan darah pertama
Seperti fatwa sang begawan, maka jadilah
Selarik birama sejumput qodar
Adapun semua menuju satu
Dan waktu mengakhiri kefanaan
Tak terbatas tak berbekas.
Serujuk petunjuk senadi tragedi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARI RAYA SELAYANG PANDANG

Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...