Sabtu, 17 Maret 2018

SMARA

Setanggi doa meruyak
Mantra sesaki udara

Seloka nestapa cinta
Masyuk Kama dan Ratih

Stanza puja raga
Manunggal di malam fana

Bait puisi gairah purnama sidi
Sebuah kesaksian asali

Lembar asmara digelar
Ucap dan kita sebagai takdir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...