Rabu, 04 Juli 2018

ANGIN

Angin tak lelah  hampiri pagiku
Selalu gelisah tampakkan gemulainya
Dibawanya semua kisah berdebu dan kuning daun

Angin rindu
Angin mendesau
Angin kemarau

Mentari menarik angin menuju buritan
Menaiki awan jelajahi cakrawala
Hembusannya kencani pepohonan berderai

Angin cinta
Angin tenggara
Angin menebar salam

Angin datang dan pergi
Meliuk antara mega laksana naga menari
Jemarinya menabuh buluh perindu

Angin kembara
Angin mangsa ke tiga
Angin melayang bak selendang

Dipeluknya mata dengan kantuk
Disamarkan terik lewat hembusan
Ditinggalkan aku dalam ekstase

Angin lembut
Angin sepoi
Angin musim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LELAKI YANG MENGGADANG MALAM

Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...