Selasa, 24 Juli 2018

TENTANG RINDU

Pikiran sebagai labirin kata
Diamnya alihkan waktu
Harapnya sepanjang jarak sua
Sosokmu tersamar rindu dendam

Perhatian merunut dukamu
Kenangan tercecer menuju dirimu
Hadirnya kerap mengajuk
Tiap fragmen terhubung rindu

Menulis puja di setiap angin lalu
Bertinta cinta seloka pilu
Setiap daya menanti hadirmu
Egoku dicekam bisu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAU ITU

Tiba-tiba saja bau itu menyergap,  antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...