Bahagia perlahan menjalar
Melingkupi segala kesadaran
Menjelma kelopak bunga bakung
Binar mata coklat kenari
Dekapnya erat hangat
Berceloteh riang sapa hati
Seperti langit hamparan cerah
Hanya biru bermakna luas
Bahagia renyah di bibir
Senyum semu merah pipi
Segenap peluk dan belai
Bentang warna pelangi
Bahkan diamnya purnama penuh
Sebagai mata air dahaga
Merona segar kilau bening
Mengalir disela cinta
Minggu, 21 Oktober 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
RUMAH
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar