Anak kecil bermain di pangkuan
Celotehnya renyah di tiap sentuh
Diejanya bunyi yang sembunyi makna
Sambil menatap haus kasih ibu
Tangannya mungil meraup pentil di dada montok
Mulut menghisap susu kehidupan
Tegukannya rakus kasih sayang
Dan bunda mendekap dengan cinta
Ketika mata telah mengajuk
Bening menanti jawab rindu
Diletakkannya kantuk di pelupuk
Dan mantra mimpi disenandungkan
Rabu, 10 Oktober 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
AGUSTUS KE DELAPAN SATU
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar