Seberapa besar cinta mereka pada Sinta
Rahwana dengan kesaktiannya
Menyamar menjadi Kidang Kencana
Menculik dengan gagah
Membunuh raja burung Jatayu
Menempatkan Sinta di taman dengan kawalan Trijatha
Rama dengan mengerahkan bala
Mengumpulkan bantuan
Mengutus Anoman membakar kota
Membangun jembatan penyebrangan
Mengangkat Wibisana sebagai penasihat
Seberapa besar cinta mereka pada Sinta
Rahwana dengan puja asmaranya
Korbankan Sarpakenaka, Srikandi Alengka
Jadikan Kumbakarna, Raksasa Rsi, sebagai tameng kota
Usir Wibisana demi birahi cinta
Turunkan derajat Trijatha setara dayang
Rama dengan cemburu buta
Mendorong Sinta terjun terjang api
Buktikan suci tubuh tanpa noda
Kesampingkan nurani demi nama baik
Selasa, 23 Oktober 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PESAWAT
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar