Kamis, 31 Januari 2019

CEMBURU

Tatap mata amarah sembilu
Kilatnya iris duka ragu
Bilahnya menikam bisu

Mulanya sekam bunga api
Ditimpali bisik digenapi dengki
Bahasa tubuh mengandung caci

Mata terpejam hati gundah
Sakit adalah kayu bakar luka
Tiap ucap meruyak duga

Api cemburu membakar
Datangi kecewa tanpa maaf
Tangan menampar mata basah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...