Dahaga belanja adalah deret produk yang tersenyum pada rupiah
Menarik isi dompet seperti magnet meraup pasir
Sedangkan nama-namanya asing bagi lidah
Tetapi akrab ketika dikenakan walaupun membawa lecet
Setiap produk mengepung mata dengan bujuk diskon
Langkah tetap dibuntuti lelah sebab tiada tempat jeda
Ketika lepas dari labirin konsumerisme
Tangan menenteng lapar mata dan sisakan recehan untuk pulang
Kamis, 31 Januari 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
RUMAH
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar