Kekasih,
Wajahmu terukir di relung
Bias pelangi dan senyum rekah
Pandangmu kisah gejolak hati
Menabuh irama cinta
Satukan jiwa dalam birahi pagi
Kekasih,
Wajahmu purnama surgawi
Dimana doa menguak takdir
Bergandengan kita susuri hidup
Menganyam suka dan luka
Hingga batas nirwana
Sabtu, 02 Februari 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PESAWAT
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar