Sekian purnama genap hitung
Catatannya telah desir angin
Terbaca pada daun jatuh
Rambut warna abu ikal
Garis mata sejumlah duka
Langkah tertatih bertelekan luka
Pada temu rindu ribuan senyap
Semua cerita bersatu dalam peluk
Tangis menjadi yang ke tiga
Memandang tahun yang jarak
Setelah segala rindu lebur
Cinta ternyata tetap semanak
Kamis, 31 Januari 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PESAWAT
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar