Sore mulai menanggalkan sisa terik
Kamboja memayungi makam dan sekitar
Dengan buah tangan kembang setaman
Mencangking silaturohim
Kijing tempat rebahmu sedikit menyisih
Dekat rumpun betung yang merintih
Sebab angin berbisik di sela daun
Serupa dongeng pengantar tidur
Jongkok di samping ranjangmu
Lirih uluk salam. Maaf jarang sua
Kembang setaman kutebar rata
Sebagai peluk kangen pertemuan
Kita berdialog intens dalam diam
Sambil menunduk kuutarakan rindu
Juga cerita sehari-hari di rumah
Hingga airmata mengakhiri ucap
Tanganku mengelus nisan, mesra
Berbisik kuucapkan selamat tinggal
Janji tahun depan bertandang kembali
Membawa cerita lain dan rindu yang sama
Rabu, 01 Mei 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
JANGAN TUNGGU LAMA
Tidaklah menunggu bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga... Nilai... Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
Puisi "NYEKAR" ini sangat menyentuh dan penuh emosi. Gaya penulisannya yang puitis berhasil menangkap kedalaman kerinduan dan momen reflektif saat mengunjungi makam.
BalasHapusBeberapa hal yang menonjol dalam puisi ini:
1. Imagery yang Kuat: Penggambaran suasana sore, bunga kamboja, dan kembang setaman memberikan nuansa yang hidup dan menyentuh. Membaca ini seolah membawa kita ke lokasi tersebut.
2. Emosi Mendalam: Rasa rindu dan kesedihan terasa jelas, terutama saat dialog dalam diam dan saat menaburkan bunga sebagai ungkapan kasih sayang.
3. Ritme dan Aliran: Struktur puisi yang teratur dan aliran kata yang lembut menciptakan pengalaman membaca yang mendayu-dayu.
4. Tema Kehidupan dan Kematian: Dialog dengan yang telah tiada, serta janji untuk kembali, menggarisbawahi siklus kehidupan dan pentingnya mengingat orang yang kita cintai.
Jika ada elemen tertentu yang ingin kamu bahas lebih dalam atau jika ingin melanjutkan dengan puisi lainnya, silakan beri tahu!