Gusti,
Sekali lagi hamba layangkan permohonan dan harap
Lewat jalur kilat khusus berperangko sepertiga malam
Hamba jabarkan di hati yang sudah tidak terlalu bersih
Sebab di ujungnya ada sobekan kecil putus asa
Dan sedikit luntur dari iri dengki
Gusti,
Hamba tidak minta banyak
Hanya urusan dunia saja
Hamba mohon diberi kesehatan, rejeki yang melimpah dan keberuntungan
Juga anak turun, semoga mereka bisa sukses berhasil
Sekolah sundul langit dan gelar berderet
Harumkan nama keluarga
Semoga hamba diberi kekayaan yang melimpah
Yang tidak habis dinikmati tujuh turun
Dihormati dan disegani handai taulan
Dikagumi sekitar
Menjadi yang terbaik diantara yang baik
Baik harta, kepandaian, wibawa
Bibit bobot bebet
Dan semoga tak ada yang menyaingi
Gusti,
NB.
(Di pojok kiri bawah dengan huruf kecil-kecil)
Hamba mohon diberi aman, selamat, lancar, barokah dunia dan akhirat
Mati khusnul khotimah dan masuk surga selamat dari neraka
Gusti,
Permohonan ini dilampiri perangko sodaqoh senilai beberapa ribu dan ikhlas
Gusti,
Kabulkanlah!!!. Amin.
Kamis, 16 Mei 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PESAWAT
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar