Lantainya bermotif geometris
Di ruang tengah yang hangat
Tempat birahi tumpah
Sunyi menjadi yang ketiga
Seperangkat sofa beludru klasik
Berjarak pandang menghadap televisi
Kita bergumul bertukar belai
Nafsu menjadi saksi
Lampu kristal di langit-langit
Sinarnya temaram kuning
Menatap pergumulan lingga yoni
Malam tetap kembali hening
Senin, 27 Mei 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PESAWAT
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar