Lidah terkilir sebab licin kata
Ucap tumpah ruah padati mulut
Serupa serapah syak wasangka
Kotori benak dengan hasut
Lidah kelu menanggung dusta
Menahan selidik bisik dengki
Setiap kata bersayap makna
Mengecoh akal dengan dalil
Lidah hilang peka
Terimbas kobar prasangka
Menjulur menjilat remahan kata
Hingga tersisa jelaga sebab luka
Senin, 03 Juni 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PESAWAT
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar