Musim datang dan pergi
Melepas beban tanpa permisi
Dihempas angin barat
Hingga basah berkarat
Diterpa kering menggigil
Bunting kembang kantil
Air memancar di lubuk
Perlahan mengisi ceruk
Mengalir lewati selokan
Membentur batu berserak
Hanyut bersama lumpur
Tanah genting muara laut
Jumat, 12 Juli 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PESAWAT
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar