Tirani bersembunyi dalam barisan kata
Bersemayam dengan nyaman di lembar-lembar buku
Tertidur oleh waktu hingga lembar pertama dibuka
Kata sebagai kayu bakar kesadaran
Perlahan meremukkan otak hingga lebur
Didaur ulang dan direkatkan kembali oleh dalil
Tirani serupa jeruji yang memenjarakan pikiran
Memisahkan kata hati dengan kebebasan
Menaruhnya jauh di angan-angan yang berdebu
Seperti babi gemuk lucu yang memimpin dengan gigi taring anjing
Setiap patuh adalah sederajat budak
Pembangkangan hanya diganjar satu, rodi dan mati
Tirani adalah kata dan acap kebenaran mutlak
Yang mengatur hingga detik dan nafas
Sedangkan suara-suara dan langit hanya sisakan bisu
Jumat, 09 Agustus 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PESAWAT
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar