Suara di dalam benak
Seperti si bijak mendikte
Meremuk logika jadi remah
Dicampakkan sebagai sampah
Pikiran seumpama jalan sempit berliku
Menatap di balik jendela buram
Kebenaran serupa benang kusut
Kadang naif sering bodoh
Kata serupa jarum. Tajam.
Ditusukkan pada kesadaran
Mengikatnya dengan tali ijuk
Dan duka terpendam diam
Ketika otak lumpuh
Terpasak luka mengaduh
Gaduh telah senyap mengendap
Kenyataan serupa rumput, merana.
Kamis, 22 Agustus 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
LELAKI YANG MENGGADANG MALAM
Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar