Kamis, 22 Agustus 2019

LEWAT TENGAH MALAM

Suara di dalam benak
Seperti si bijak mendikte
Meremuk logika jadi remah
Dicampakkan sebagai sampah

Pikiran seumpama jalan sempit berliku
Menatap di balik jendela buram
Kebenaran serupa benang kusut
Kadang naif sering bodoh

Kata serupa jarum. Tajam.
Ditusukkan pada kesadaran
Mengikatnya dengan tali ijuk
Dan duka terpendam diam

Ketika otak lumpuh
Terpasak luka mengaduh
Gaduh telah senyap mengendap
Kenyataan serupa rumput, merana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RESENSI

Pikiran masih lembar kosong. Bersih.  Tiada prasangka tanpa praduga Huruf terjalin dan kata berpilin Arti mulai mengendap, senyap Kalimat be...