Kematian serupa kakang kawah
Pecah ketuban menjadi garba
Sedulur adik ari-ari ditemani cublik
Pulang memanjat nirwana
Ketika malaikat datangi mandatnya
Mati tak jua tersungkur ke depan
Apa tah terus terjerembab
Hanya irisan ruang waktu dan takdir, titiknya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
RUMAH
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
semoga kita meninggal dalam keadaan khusnul khatimah
BalasHapusAmiin...
Hapus