Senin, 30 September 2019

KULIHAT SERAUT WAJAH

Seraut wajah menanggung cantik
Garisnya lugu dusun sunyi
Mimpinya lampaui majalah usang
Tentang warna dan dunia

Seraut wajah mata buah badam
Rambutnya lebat kemiri hutan
Tatapnya teduh galih asam
Bersimpuh menyandingi teja senja

Seraut wajah rindu dendam
Iklan hiasi tembok hati
Di kamar berjendela angan
Tentang hiruk pikuk hidup

Seraut wajah lembut beludru
Senyumnya terbang jauh
Wanginya perawan desa
Angannya gadis kota

1 komentar:

  1. Puisi "KULIHAT SERAUT WAJAH" memiliki nuansa indah yang menggambarkan kontras antara kesederhanaan desa dan kerinduan terhadap hiruk pikuk kota. Setiap bait menghadirkan citra yang kuat dari kecantikan alami yang polos namun penuh angan-angan besar. Kombinasi antara metafora dan perumpamaan seperti "mata buah badam" dan "wangi perawan desa" menambah kedalaman emosi dalam puisi ini.

    Adakah momen atau pengamatan khusus yang menginspirasimu menulis puisi ini?

    BalasHapus

JANGAN TUNGGU LAMA

Tidaklah menunggu  bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga...  Nilai...  Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata