Di lembar langit yang dibentangkan
Burung melukis awan dan menari
Angin yang jatuh ke bumi
Digantung di pucuk kenanga
Sejauh lintasan sinar mentari
Padang perburuan abadi
Sayap sesekali mengepak
Mata selidik mengintai
Titik bidik telah pindai
Dari ketinggian bermanuver tajam
Menukik deras dihela gravitasi
Lesakkan tajam kuku pada mangsa
Di barat daratan tualang
Sarang berserak serupa teja temaram
Malam adalah dongeng sebelum tidur
Segenap lelah tercampur di antara bulu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
BAU ITU
Tiba-tiba saja bau itu menyergap, antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar