Seumpama irama utuh sebuah lagu
Pertemanan mencari not terakhir
Penutup tahun-tahun emas kebersamaan
Kadang bunyi berulang menegaskan
Nada tiada tujuan hanya denting
Seperti kita, bukan kau dan aku
Diam dalam satu birama kosong
Terasa panjang dan lengang
Sebelum sua rindu disatu dirigen
Ketika irama meniti menuju klimaks
Suara berkejaran manunggal ing laras
Sahabat menjadi penggenapan orkestrasi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
HARI RAYA SELAYANG PANDANG
Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Seorang anak mengais nasib di tepi jalan Jari kecilnya merintih Tubuhnya ringkih Hingga berbayang tulang Panas menggerenyitkan wajahnya Baju...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar