Katapun tersesat
Tajam menghunjam
Melesak ke dalam otak
Berkecambah dan diaspora di kesadaran
Kata menggenangi ingatan
Bersimbiosis sebagai prasangka
Sulurnya mengkait dan menggantung
Seolah tali di leher
Kata terlanjur telanjang
Hilang makna dan menyisakan bunyi
Dihadapannya wajah tanpa ekspresi
Hanyalah sunyi retorikanya
Rabu, 01 Januari 2020
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PESAWAT
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar