Lampu belum dinyalakan
Ruangan gelap hingga di pojok pikiran
Dari langgar adzan menggamit lamunan
Mengajak dan mengajuk
Malam turun lewat teritis
Seperti daun jatuh. Lembut
Berhenti di kaca jendela
Mengintip ke dalam ruang hati
Cahaya lampu mengusik
Menelisik temaram diantara perdu
Serangga terbang menerjang
Ayah berangkat ke langgar
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PESAWAT
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
-
Daun terapung dan, jatuh di haribaan Menanggalkan warnanya dan, meninggalkan ranting yang merana Pada kering ia berlabuh Karena kenangan jel...
-
Nampaknya musim tak serta merta bergulir Ia meletakkan panasnya di bahu siang yang terik Dan malam-malam yang sumuk singgah di peraduan Ket...
-
Ku singkap embun di selasar Di balik daun seperti biasanya Dan pagi masih di timur Seperti kemarau yang telah lampau Burung masih memamerka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar